Acara gathering Komunitas Jazz Chic’s (KJC) pada tanggal 24 Juli 2008 terpaksa dibatalkan karena musibah yang menimpa Erick selaku koordinator KJC saat acara baru saja akan dimulai. Erick yang berniat memberikan kata-kata pembuka untuk memulai acara sekitar pukul 21.00 mendadak tersetrum saat memegang gagang mikrofon. Sengatan listrik yang sangat besar dan cukup lama, sekitar 30 detik, membuat Erick kejang dan terjatuh. Jika tidak ada ayah dari Ade (piano) yang berinisiatif menendang tangan Erick yang menggenggam mikrofon, niscaya tangan Erick akan lebih lama lagi menempel pada gagang mikrofon yang dialiri listrik berdaya besar. Saat terjatuh Erick sempat menimpa Joko yang sedang mempersiapkan bass, sehingga Joko pun mendapat sedikit sengatan listrik dari badan Erick. Setelah diistirahatkan di sebuah bangku panjang sekitar 15 menit barulah Erick dibawa ke Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Dharma Nugraha di Rawamangun untuk diperiksa kondisinya serta mendapat perawatan sepenuhnya. Syukurlah kondisi Erick masih cukup baik, sehingga ia hanya menginap semalam di Rumah Sakit tersebut. Berdasarkan keterangan Rizky yang bertindak sebagai sound engineer malam itu, kebocoran aliran listrik yang mengakibatkan Erick kesetrum demikian hebat adalah karena adanya kabel yang rusak sehingga menyebabkan korsleting. Rizky juga sempat kesetrum saat memegang mixer yang digunakan, sehingga mixer tersebut jebol dan harus diganti. Mengingat musibah yang terjadi, acara gathering KJC bulan Juli terpaksa dibatalkan. Terima kasih buat rekan-rekan semua yang hadir pada tanggal 24 Juli 2008 serta memberikan pertolongan, bantuan dan rasa simpati terhadap Erick. Sampai bertemu pada gathering KJC bulan Agustus 2008. Salam jazz! (Alex Kuple).
Review Gathering Komunitas Jazz Chic’s 26 Juni 2008
Juli 1, 2008Review Gathering Komunitas Jazz Chic’s 26 Juni 2008
Gathering bulan Juni 2008 yang jatuh pada hari Kamis tanggal 26 merupakan gathering pertama setelah acara Ulang Tahun pertama Komunitas Jazz Chic’s (KJC). Seperti biasa, acara digelar di pelataran parkir Chic’s Musik Rawamangun mulai sekitar pukul 20.00 WIB. Ada yang istimewa pada gathering kali ini karena diliput oleh Q TV yang sering meliput acara-acara Jazz di Indonesia seperti event Internasional Java Jazz. Diawali dengan jam session beberapa instruktur Chic’s, berikutnya yang tampil adalah Earth Band yang digawangi oleh Tania (vokal), Yose (perkusi dan vokal), Ade (piano), Indra (trumpet), serta additional player Erick (gitar), Herman (drum) dan Alex Kuple (bass). Earth Band membawakan beberapa buah nomor Jazz standard seperti My Funny Valentine yang diaransemen Fusion, Blue Moon dan lagu latin Masquenada. Dengan corak Jazz yang mengarah ke Fusion dan Funk serta Latin, Earth Band berhasil menghangatkan suasana malam, terutama dengan improvisasi vokal dari Tania dan Yose yang enerjik dan dinamis. Setelah Earth Band, giliran yang tampil selanjutnya adalah kelompok Bicara Jazz yang kali ini diawaki oleh Alex Kuple (bass), Erick (gitar), Andrea (vokal) dan Herman (drum). Bicara Jazz memainkan 2 buah lagu dari seniman legendaris Betawi yaitu Benyamin S secara Jazz. Kedua buah nomor milik Benyamin S tersebut adalah Gambang Semarang yang dijadikan irama bossa nova dan Hujan Gerimis yang diaransemen Funk Fusion dibumbui swing jazz. Penampilan Bicara Jazz cukup menjadi surpise bagi penonton karena tidak mengira bahwa musik Benyamin S ternyata bisa juga diaransemen secara Jazz, sekaligus mengembangkan warisan nasional dengan interpretasi musik jazz yang lebih bebas. Melanjutkan penampilan Bicara Jazz adalah kelompok Blues Brother yang terdiri dari Herlambang (vokal), Sonny (piano) dan Erick (gitar). Blues Brother antara lain memainkan nomor-nomor Blues seperti Georgia On My Mind dan Hello Dolly. Corak vokal dari Herlambang yang mirip dengan Louis Amstrong cukup berkarakter dan menambah bluesy penampilan mereka. Setelah Blues Brother, giliran untuk jam session pun tiba. Jam session pertama setelah kelompok Blues ini terdiri dari Alex Kuple (bass), Erick (gitar), Yose (drum) dan Indra (trumpet), memainkan antara lain nomor Lullaby Of Birdland dan Autumn Leaves. Permainan trumpet Indra yang masih berusia muda ini terdengar sangat menjanjikan, masih banyak kesempatan dan waktu baginya untuk terus mengembangkan permainan trumpetnya. Jam session berikut terdiri dari Aris (bass), Doddy (gitar), Yose (drum), Ade (piano) dan Indra (trumpet), membawakan antara lain lagu A Night in Tunisia dan Blue Bossa. Jam session tersebut ternyata mengakhiri gathering KJC bulan Juni 2008 ini. Rupanya musik jazz tidak mati dan terus berkembang, terbukti dengan semakin banyaknya bakat-bakat muda yang sangat menjanjikan untuk kemajuan jazz di Indonesia nantinya. Sampai berjumpa dalam gathering KJC bulan depan. Salam Jazz! (Alex Kuple).
Gathering Komunitas Jazz Chic’s 26 Juni 2008
Juni 25, 2008Gathering Komunitas Jazz Chic’s
Kamis 26 Juni 2008
Start : 20.00 WIB
Place : Pelataran Parkir Chic’s Musik Jalan Pemuda 65 Rawamangun Jakarta Timur
Price : Free
Featuring :
- Earth Band
- Blues Brother
- Bicara Jazz
- and many more
- Jam Sessions
http://komunitasjazzchics.wordpress.com
Ulang Tahun Pertama Komunitas Jazz Chic’s
Juni 2, 2008Ulang Tahun Pertama Komunitas Jazz Chic’s 22 Mei 2008
Tanpa terasa Komunitas Jazz Chic’s (KJC) yang diprakarsai oleh beberapa instruktur Chic’s Musik telah berusia satu tahun. Berangkat dari semangat memasyarakatkan musik Jazz, acara yang rutin digelar sebulan sekali di pelataran parkir pinggir jalan ternyata sampai sejauh ini mampu bertahan dan terus berkembang baik dari segi jumlah penikmat musik jazz yang hadir maupun dari jumlah pemusik yang bersedia tampil. Beberapa musisi terkenal sempat hadir dan berpartisipasi pada gathering-gathering rutin bulanan, diantaranya Baim, Harry Toledo, Iwang Noorsaid, Iwan Miradz, Krishna Siregar, dan lainnya. Kali ini pada kesempatan acara ulang tahun pertama, ada sedikit perbedaan yaitu dalam hal tempat acara. Jika biasanya setiap bulan pada hari Kamis minggu keempat gathering KJC diadakan di pelataran parkir Chic’s Musik, maka kali ini gathering sekaligus ulang tahun pertama KJC mengambil tempat di auditorium Chic’s Musik. Langkah ini ditempuh untuk mengantisipasi jumlah penikmat musik Jazz yang akan datang. Jumlah pengisi acara yang terdaftar akan tampil saja sekitar 15 sampai 20. Karena itu acara gathering ulang tahun ini dimulai sekitar pukul 17.00 WIB mengingat banyaknya pemusik Jazz yang akan berpartisipasi.
Agak terlambat dari jadwal yang sudah disusun karena masalah lighting untuk shooting video yang belum siap, acara dimulai sekitar pukul 17.20. Sedikit kata-kata pembuka dari Tanthie sang MC dilanjutkan dengan sambutan singkat oleh Erick selaku koordinator KJC dan pak Jemmy Suhadi selaku owner Chic’s Musik. Dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai simbolisasi dan syukuran ulang tahun pertama KJC.
Penampilan pembuka adalah jam session oleh beberapa instruktur Chic’s Musik, yaitu Alex Kuple (Bass), Ossa (Drum), Imam Fathur (Gitar), Acil (Perkusi) dan Sonny (Piano). Jam session awal ini membawakan lagu Happy Birthday yang diaransemen Latin Jazz.
Setelah break Maghrib, yang kebagian tampil pertama adalah Imam Fathur (Gitar) dibantu oleh Ossa (Drum) dan Oktav (Bass). Seperti biasanya, Imam membawakan beberapa nomor Fusion Jazz dari Lee Ritenour dan karya sendiri. Selanjutnya tampil grup People 2 yang digawangi oleh Yansen (Piano) dan Roy (Vokal). Karena pemain bass dan drum mereka tidak bisa hadir, People 2 dibantu oleh Alex Kuple (bass) dan Herman (drum) dalam penampilan kali ini. People 2 Membawakan 3 buah lagu standard jazz yaitu All Of Me, Girl From Ipanema dan St. Thomas. Dalam gelaran Ulang Tahun pertama KJC kali ini yang bertindak selaku MC adalah Yudhi Dado (drum), Erick (gitar) dan Bhayu (piano).
Peppy Probo & Friends tampil setelah People 2 dengan memainkan lagu-lagu Days Of Wind and Roses, Let’s Fall in Love dan Too Close For Comfort. Grup ini beranggotakan Peppy (vokal), Sonny (piano), Dede (gitar), Eja (drum) dan Taufan (bass upright elektrik). Penampilan Peppy cukup memukau dengan ciri khas vokalnya yang melengking dengan range vokal yang luas, serta improvisasi yang cukup matang. Melanjutkan penampilan Peppy Probo & Friends adalah grup Notturno yang beranggotakan Joshua (bass upright), Masmo (piano) dan Hendra (drum). Meski bertiga, penampilan mereka terasa penuh dan rapi dalam memainkan corak musik light standard jazz. 3 buah lagu yang mereka mainkan adalah He Told Me About Bean (lagu orisinil Notturno), Stolen Moments dan sebuah lagu dari Thelonious Monk.
Sebagai penampil kelima adalah Yose, Ade & Friends, memainkan lagu standard Giant Steps dan Take 5 serta Cold Dark Night yang berirama Funk Jazz. Grup ini terdiri dari Yose (vokal dan perkusi), Ade (piano), Ricky (bass), Erick (gitar) dan Hendra Jr. (drum). Ade yang masih berusia belasan tahun dan menderita tunanetra sudah sering tampil dalam acara reguler bulanan KJC dan sejak kecil sudah terbiasa ber-jam session dengan para musisi jazz ternama di Amerika Serikat. Kekurangan fisiknya ternyata tidak menghalangi kecermelangan bakat musiknya. Ade tampil memukau dengan improvisasi matang yang dapat kita bandingkan dengan para pianis jazz senior. Grup berikutnya yang tampil adalah One + 2, yang terdiri dari trio vokal Andrea, Gustam dan Pay, serta dibantu oleh Dimas (gitar), Herman (drum), Aji (piano), dan Joko (bass). Mereka tampil kompak dengan aransemen vokal trio yang memikat, membawakan 2 buah lagu yaitu Route 66 (blues jazz) dan L.O.V.E (diaransemen Fusion).
Setelah sesi lagu-lagu standar jazz seperti swing dan be bop, 2 penampil berikut ini sedikit berbeda dengan membawakan jenis musik Fusion yang cukup kompleks. Penampil ketujuh adalah grup Heaven On Earth yang beranggotakan Bhayu (piano dan keyboard), Ossa (drum) dan Franky (bass). Mereka membawakan nomor-nomor karya sendiri yang bercorak Fusion Jazz, yaitu Camel Rider dan Drum Overture. Dengan ciri khas musik Fusion yang njelimet dan penuh dengan tutti, mereka tampil cukup prima. Heaven On Earth telah merilis satu album dan sering tampil di berbagai event jazz berskala nasional. Melanjutkan Heaven On Earth adalah bintang tamu yang sangat ditunggu pada gelaran Ulang Tahun KJC, yaitu Iwang Noorsaid. Iwang yang memainkan keyboard dengan sampling sound dari notebook nya tampil dibantu oleh Ossa dan Franky, membawakan komposisi Iwang sendiri bercorak progresif fusion jazz. Terlihat kematangan seorang Iwang yang sudah cukup lama berkiprah di dunia musik khususnya jazz, dengan improvisasi dan kelincahan jari-jarinya yang sangat memukau.
Setelah 2 penampil yang membawakan corak Jazz Fusion, penampilan kesembilan membawa kita kembali ke era jazz swing dan ballad, yaitu Beben & Friends. Beben (vokal dan gitar) yang merupakan pelopor berdirinya Komunitas Jazz Kemayoran tampil bersama Nanin (piano), Martin (bass), Hendra Jr. (drum), dan Carolina (vokal). Mereka memainkan 5 repertoire yaitu Blue Monk, Stompin’ At The Savoy, Night & Day, One Note Samba dan Lullaby Of Birdland. Dengan komposisi dan improvisasi yang manis ditambah ciri khas vokal serak dari Carolina, Beben & Friends mampu mendinginkan suasana yang terlanjur panas oleh penampilan fusion sebelumnya.
Suasana panas yang berbeda kembali dimunculkan oleh penampilan Zarro ‘n de Vega yang mengusung corak musik latin yang menghentak. Zarro (vokal dan gitar akustik nylon), Ricky (bass), Revi A (drum), Wuijoko (perkusi), Iman BS (harmonika) dan Roberto (piano) dapat mengangkat suasana dengan irama latin yang energik. Mereka membawakan 3 repertoire latin yaitu Incompatibilidade, Tolare dan Navegando Sozinho. Penampilan kesebelas kembali mengangkat aura fusion yaitu Afy yang beranggotakan Aji (gitar), Franky (bass) dan Yudhi Dado (drum). Mereka memainkan Giant Steps yang diaransemen progresif serta Blues 3/8 yang rancak. Sayang penampilan mereka sedikit terganggu oleh kabel gitar Aji yang bermasalah, kadang nyala kadang mati. Namun overall mereka berani membawakan nomor jazz yang sedikit berbeda. Melanjutkan suasana fusion adalah penampilan berikutnya dari Tiga Mawarnih yang beranggotakan Franky (bass), Mudrika (gitar) dan Riza M (drum). Mereka sudah merilis sebuah album indie label dan sering tampil di berbagai ajang jazz nasional. Tiga Mawarnih memainkan 3 buah lagu komposisi mereka sendiri. Sedikit masalah juga menimpa penampilan mereka karena komputer yang mereka gunakan untuk menjalankan sequencer mendadak ngadat. Lagu kedua terpaksa mereka ganti karena masalah tersebut. Demikian pula lagu ketiga yang mereka mainkan terpaksa dihentikan oleh Franky karena komputer masih bermasalah. Namun demikian tidak mengurangi respek audiens terhadap permainan mereka yang kaya olah skill dan teknik prima.
Penampilan ketiga belas oleh Agus Takari & Friends mengembalikan lagi era klasik jazz. Agus Takari (gitar), Peppy (vokal), Herman (drum), Martin (bass) dan Ade (piano) sebenarnya terbentuk dadakan pada saat itu juga karena tim yang direncanakan sebelumnya oleh Agus tidak bisa hadir. Namun jam session dadakan ini cukup mampu menghadirkan nuansa jazz yang kental dari permainan gitar Agus Takari yang sebagai seorang guru telah menghasilkan murid-murid jazzer yang handal juga. 2 buah nomor yang mereka bawakan adalah Take The A Train dan Stella By Starlight. Berikutnya yang tampil adalah New Kids On The Bob (NKOTB) yang beranggotakan Rio (gitar), Reza (drum) dan Taufan (bass upright elektrik). Meski rata-rata masih berusia muda, mereka mampu membawakan 3 buah reperoire standard jazz dengan apik. 3 nomor yang mereka bawakan adalah Sometime Ago, Four On Six dan Chelsea Bridge. Khusus pada lagu terakhir, permainan gitar Rio terdengar sangat indah dan matang memainkan nomor ballad tersebut. Jika kita tidak melihat siapa yang bermain pasti kita akan menebak bahwa yang memainkan gitar pada lagu tersebut adalah jazzer yang sudah tua.
David Klein, seorang sound engineer ternama di Indonesia, menyempatkan diri hadir dan ber-jam session di atas panggung bersama NKOTB. Membawakan C Jam Blues dan Misty featuring Peppy Probo, David Klein menunjukkan keahlian lainnya yang selama ini terpendam, yaitu memainkan piano. Sentuhan jazz pada permainannya sangat kental, meski sudah lama tidak bermain piano di panggung.
Acara tampaknya harus segera dihadiri karena waktu telah menunjukkan sekitar pukul 00.30. Penampilan penutup (keenam belas) adalah tuan rumah, yaitu grup Bicara yang beranggotakan Alex Kuple (bass), Erick (gitar), Sonny (piano) dan Bobby (drum). Bicara memainkan 2 buah nomor standard jazz yaitu Waltz New dan Confirmation. Bicara juga sering tampil di berbagai event jazz, terakhir mereka tampil di event Jazz Blunt di Tennis Indoor Senayan sebagai opening act dari konser James Blunt, dengan mengaransemen beberapa nomor James Blunt menjadi jazz.
Setelah Bicara, gelaran Ulang Tahun Pertama KJC diakhiri oleh jam session seperti layaknya event-event jazz berbasis komunitas. Jam session pertama yang terdiri dari Carolina & Peppy (vokal), Bobby (drum), Dede (gitar), Martin (bass), Sonny (piano) dan Yose (perkusi) memainkan nomor Route 66. Dilanjutkan oleh jam session kedua yang terdiri dari Alex Kuple (bass), Erick (gitar), Beben (vokal), Hendra Jr. (drum), dan Yose (perkusi) membawakan nomor Just Friends.
Sebagai sebuah komunitas yang baru seumur jagung alias setahun, ternyata Komunitas Jazz Chic’s telah sedemikian berkembang dan mampu menarik minat baik penikmat maupun musisi jazz untuk berpartisipasi dalam mengembangkan musik Jazz. Salut dan selamat buat KJC, serta terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua yang hadir pada acara Ulang Tahun Pertama KJC. Salam Jazz. (Alex Kuple 2008).
Gathering Ulang Tahun Pertama KJC 22 Mei 2008
Mei 12, 2008Ulang Tahun Pertama Komunitas Jazz Chic’s
Kamis 22 Mei 2008 mulai pukul 17.00 sampai selesai
Di Auditorium Chic’s Musik
Jalan Pemuda 65 Rawamangun Jakarta Timur
Menampilkan:
- Iwang Noorsaid
- Krishna Siregar
- Uce Haryono
- Zarro
- Beben & Friends
- Harry Toledo
- Heaven On Earth
- Bicara
- Tiga Mawarnih
- Imam Fathur
- Agus Takari
- dan banyak lagi
Free of Charge.
Review Gathering ke-9 Komunitas Jazz Chic’s 24 April 2008
April 28, 2008
Tanpa terasa Komunitas Jazz Chic’s (KJC) sudah berusia hampir genap setahun. Tepatnya bulan Mei depan pada tanggal 22 Mei 2008, KJC akan merayakan ulang tahun pertamanya dengan gathering yang dirancang akan lebih meriah dari gathering rutin bulanan biasanya. Dan mulai gathering ke-9 tanggal 24 April 2008 yang baru saja lewat, aroma perayaan ulang tahun sudah terasa dengan banyaknya penampil dan penonton yang hadir di pelataran parkir Chic’s Musik Rawamangun Jakarta Timur, tempat acara gathering KJC biasa diadakan. Boleh dibilang gathering kali mencatatkan prestasi baik dalam hal jumlah penonton maupun penampil.
Mengambil tema “Swing Era”, gathering dimulai sekitar pukul 20.00 WIB dengan penampilan jam session dari para instruktur Chic’s Musik yaitu Erick (gitar), Bhayu (piano), Ossa (drum) dan Joko (bass) membawakan lagu standard Solar. Selanjutnya, gathering dimeriahkan dengan kehadiran Beben (pelopor Komunitas Jazz Kemayoran) yang memberikan workshop tentang Jazz khususnya pada era Swing, dilanjutkan dengan talkshow bersama Erick (yang termasuk salah seorang pelopor KJC). Kemudian Beben tampil bernyanyi dan bermain gitar bersama Ossa, Joko dan Ade (piano) membawakan 2 buah lagu Swing Just Friends dan Now’s The Time. Masih ingatkan dengan Ade? Dia masih berusia belasan tahun dan memiliki bakat luar biasa, dan sangat istimewa karena dia memiliki gangguan penglihatan namun mampu memainkan banyak repertoire jazz dengan fasih.
Penampil berikut adalah langganan dalam setiap gathering KJC yaitu kelompok Heaven On Earth yang digawangi oleh trio Bhayu, Ossa dan Franky (bass). Mereka sedikit menyimpang dari era Swing dengan membawakan nomor-nomor karya sendiri yang kental bernuansa Fusion. Kali ini KJC kedatangan tamu yang istimewa yaitu Iwang Noorsaid, seorang pianis/kibordis yang sangat dikenal di kalangan para jazzer karena memiliki bakat dan kemampuan spesial semenjak dia kecil bersama band The Kids. Iwang langsung didaulat naik ke panggung untuk ber-jam session bersama Alex Kuple (bass), Ossa, Erick, Jose (perkusi) dan Wisnu (saxophone). Jam session ini membawakan irama jazz yang sedikit funk dengan memainkan lagu-lagu Feel Like Making Love dan Cantaloupe Island. Meski baru didaulat di panggung namun disinilah letak kekuatan sebenarnya dari musik Jazz, yaitu menyatukan hati dan jiwa dalam bermain bersama meski secara mendadak saling dipertemukan tanpa latihan sebelumnya.
Berikutnya yang tampil adalah Quintet Erick, Joko, Herman (drum), Ade dan Wisnu yang mengembalikan nuansa Swing dengan membawakan lagu-lagu In A Sentimental Mood dan Take The A Train. Kemudian dilanjutkan dengan penampilan manis berirama swing dan latin dari Tania & Friends, terdiri dari Tania (vokal), Ricky (bass), Hendra (drum), Totong (gitaris Canizzaro), Jose (perkusi), Ade, dan Acil (perkusi). Mereka membawakan 3 buah lagu Lullaby Of Birdland, Misty dan Close To You.
Gathering kali ini semakin meriah dengan kehadiran Krishna Siregar, seorang pianis jazz yang juga cukup dikenal di kalangan jazzer dan tergabung bersama Iwang Noorsaid dalam kelompok Storytellers yang sering mengisi perhelatan jazz nasional seperti Jak Jazz dan Java Jazz. Krishna didaulat ber-jam session bersama Ricky, Hendra, Jose (kali ini bernyanyi), dan Dodi (gitar). Mereka membawakan lagu swing jazz blues Billie’s Bounce.
Karena waktu sudah mendekati tengah malam, gathering terpaksa harus segera diakhiri dengan jam session dari Krishna, Iwang, Franky, dan Ossa yang memainkan lagu Donna Lee. Krishna dan Iwang berbagi 1 piano dan saling bergantian ber-solo ria dengan kemampuan mereka yang istimewa. Sangat tepat untuk menjadi penampil pamungkas dalam gathering KJC kali ini, meninggalkan rasa puas yang dalam bagi para penonton serta rasa penasaran menunggu kemeriahan gathering ulang tahun pertama KJC bulan Mei 2008. Salam Jazz! (Alex Kuple).
Promo Gathering 24 April 2008
April 22, 2008Komunitas Jazz Chic’s present :
“Swing Era”
Thursday 24 April 2008
20.00 WIB until midnight
at Jl. Pemuda 65, Rawamangun, Jakarta Timur
Featuring :
- Heaven On Earth
- Bicara
- Beben (Komunitas Jazz Kemayoran)
- Tania & Friends
- Ade (Pianist)
- Chic’s All Star
- Jam Sessions
- and many more
021-4893333
www.komunitasjazzchics.wordpress.com
Review Gathering Komunitas Jazz Chic’s 27 Maret 2008
April 9, 2008Seperti biasanya, gathering ke-delapan Komunitas Jazz Chic’s diadakan di pelataran parkir Chic’s Musik di jalan Pemuda 65 Rawamangun Jakarta Timur. Dimulai sekitar pukul 20.00 WIB, gathering kali ini dibuka dengan penampilan kwartet Erick (Gitar), Bhayu (Piano), Joko (Bass) dan Herman (Drum). Mereka berempat membawakan 2 buah lagu jazz standard, yaitu Yesterdays dan Stella By Starlight. Kwartet yang terdiri dari para instruktur Chic’s Musik ini menjadi pembuka rangkaian acara gathering ke-delapan kali ini. Penampil berikutnya adalah jam session dari Martin (Bass), Herman (Drum) dan Ade (Piano) yang memainkan lagu Four. Masih ingat kan dengan Ade? Dia seorang pianis muda tunanetra berusia belasan tahun yang sangat berbakat, sempat tinggal di Amerika Serikat dan ber-jam session dengan para jazzer di sana. Meski otodidak, permainannya sangat memukau para penikmat Jazz. Aroma jam session memang sangat kental pada gathering-gathering komunitas jazz seperti ini, demikian juga pada gathering ke-delapan Komunitas Jazz Chic’s ini. Berlanjut menemani Martin dan Ade adalah Acil (Drum), Yudha (Saxophone), dan Yose (Vokal) yang memainkan lagu Spain. Acara semakin meriah karena jumlah penonton yang hadir semakin meningkat jika dibandingkan dengan gathering-gathering sebelumnya.
Selanjutnya yang tampil adalah Tania (Vokal), Ricky (Gitar), Bhayu (Piano) dan Yose (Perkusi) yang membawakan lagu rock klasik milik The Doors “Light My Fire” dan sebuah lagu milik The Police “Roxanne” yang diaransemen Jazz. Cukup breakthrough. Setelah itu, Erick (Gitar), Yudha (Saxophone), Joko (Bass), Shelly (Piano), Acil (Perkusi), dan Yose (Drum) tampil memainkan lagu jazz standard Now’s The Time dan Billie’s Bounce. Tampaknya ini adalah jumlah peserta jam session terbanyak di atas panggung, 6 musisi tampil sekaligus.
Tidak terasa waktu kian mendekati tengah malam, dan gathering ditutup dengan penampilan Doddy (Gitar), Martin (Bass), Bhayu (Piano) dan Yose (Drum) membawakan lagu jazz standard yang sangat populer “Autumn Leaves”.
Terima kasih untuk para musisi yang bersedia tampil dan para penonton sebagai penikmat Jazz. Sampai berjumpa dalam gathering Komunitas Jazz Chic’s berikutnya! Tidak terasa bulan Mei nanti Komunitas Jazz Chic’s genap berusia setahun, dan sedang direncanakan untuk mengadakan gathering yang lebih meriah pada saat ulang tahun pertama nanti. Tunggu saja! Salam Jazz.
(Alex Kuple).
Gathering ke-8 Komunitas Jazz Chic’s
Maret 25, 2008
Nggak terasa besok Kamis 27 Maret 2008 adalah gathering ke-8 Komunitas Jazz Chic’s. Seperti biasa akan diadakan di pelataran parkir Chic’s Musik Jalan Pemuda 65 Rawamangun Jakarta Timur. Mulai jam 20.00 WIB sampai kelar. Yang udah konfirm tampil diantaranya adalah :
- Band Jazzmetic
- Aji Gitar
- Andrea Vokal
- Tania Vokal
- Gustam Vokal
- Heaven On Earth
- Tiga Mawarnih
- dan jam session.
Datang ya teman-teman, dukung Jazz di jalanan.
- Salam Jazz -
Ditulis oleh komunitasjazzchics





